Santunan 10 Muharram 1442, LKSA Miftahul Ulum Berhasil Kumpulkan 20.321.500 Rupiah

Kegiatan santunan anak yatim Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang yang rutin digelar setiap 10 Muharram tahun ini agak berbeda dengan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya pada tahun1442 ini kegiatan tahun ini murni santunan anak yatin. Kegiatan khitan massal gratis yang rutin dilaksanakan ditiadakan mengingat kondisi wabah dan pandemi covid 19 belum betul-betul normal.

Di sisi lain, penyelenggaraan kegiatan santunan dan khitan massal yang biasa dihandle oleh Pos Kesehatan Pesantren Miftahul Ulum, tahun ini sepenuhnya dilaksanakan oleh pengurus LKSA Miftahul Ulum Banyuputih Kidul.

Sebanyak 31 anak yatim mengikuti kegiatan santunan yang terdiri dari 26 santri mukim, dan 5 santri non mukim. Kegiatan dilaksanakan di halaman kantor Yayasan Miftahul Ulum, Kamis (29/08/20).

Satu persatu para pengurus, dewan guru, dosen dan asatidz memberikan donasi tunai yang dikumpulkan di kerdus dan dilanjutkan dengan mengusap kepala anak-anak yatim yang sudah duduk dikursi yang disediakan oleh panitia. Santunan kemudian diiringi oleh 3000 an santri yang engan sabar antri untuk memberikan sedekah seikhlasnya. Ribuan santri rela mengular hingga 100 meter.

Suasana haru dan tangisan pun pecah dalam kegiatan tahunan ini. Puluhan santri yatim yang sedang diusap tak kuasa menahan tangisnya hingga air matabya bercucuran di saat teman-temannya satu persatu mengusah kepala mereka. Pun demikian para pengurus, guru, dosen dan asatidz juga tanpa terasa meneteskan air matanya. Tangisan demi tangisan semakin menjadi di saat pembacaan shalawat mengiringi kegiatan.

“Tak terasa air mata saya berlinang saat melihat adik-adik yatim ini menangis. Sangat mengharukan sekali” ucap Nurhafi Kepala MI. Miftahul Ulum

“Subhanallah….sedih dan haru sekarang ini. Saya ikut merasakan apa yang mereka rasakan” ujar Fathur Rahman direktur Badan Usaha.

Usai kegiatan santunan yang berakhir jam 12.00 wib, kemudian dilanjutkan dengan istirahat dan makan siang. Setelah dilakukan penghitungan di Kantor Yayasan

uang santunan dari para santri, asatidz, guru dan dosen terkumpul sebanyak Rp. 20.321.500,- (dua puluh juta tiga ratus dua puluh puluh satu ribu lima ratus rupiah). Uang tersebut kemudian diserahkan langsung oleh Pengurus Yayasan, pesantren, LKSA, dan para pimpina lembaga. Masing-masing anak mendptkan 655.500 (enam ratus lima puluh lima ribu lima ratus rupiah)